Co-Founder Tradeify tentang Hambatan di Futures Prop dan Pertumbuhan 7x dalam Setahun
CEO Tradeify Brett Simberkoff dan co-founder Vinan Mistry menyebut bahwa masuk ke segmen futures prop secara struktural memang sulit, meski firma mereka sendiri mencatat pertumbuhan tujuh kali lipat dalam jumlah pengguna aktif selama setahun terakhir.
Tradeify, firma prop yang berfokus pada futures dan membutuhkan empat tahun untuk bergerak dari konsep ke peluncuran sebelum akhirnya beroperasi pada 2024, mengklaim pertumbuhan tujuh kali lipat dalam pengguna aktif selama dua belas bulan terakhir. Co-founder Brett Simberkoff dan Vinan Mistry berbicara dengan Finance Magnates mengenai seperti apa lintasan pertumbuhan itu dari dalam, serta apa yang menurut mereka membuat medan persaingan lebih sempit dari yang terlihat di permukaan.
Mengapa masuk ke segmen ini lebih sulit dari dugaan
Ketika ditanya apakah masuknya firma prop trading besar yang sudah mapan ke pasar futures menjadi kekhawatiran tersendiri, Simberkoff menjawab dengan ungkapan yang sudah akrab: "Rising tides lift all ships." Kedengarannya seperti jawaban menghindar, tapi konteks lengkapnya menunjukkan ini juga merupakan pengamatan struktural yang tulus. Kedua co-founder berargumen bahwa membangun firma futures prop jauh lebih rumit dibanding forex atau equity prop, dengan mengutip kompleksitas operasional, regulasi, dan infrastruktur yang terlibat. Gesekan itulah yang, menurut mereka, membatasi seberapa cepat pemain baru sekalipun yang bermodal besar bisa bersaing secara efektif. Apakah hambatan ini akan bertahan seiring segmen yang semakin matang adalah pertanyaan lain, namun argumennya bukan tanpa dasar. Kliring futures, manajemen risiko di level instrumen, serta mekanisme spesifik program evaluasi dalam lingkungan futures berleverage memang menciptakan biaya pembangunan yang lebih tinggi dibanding beberapa kategori prop yang berdekatan.
Apa yang sebenarnya terjadi setelah biaya langganan dihapus
Salah satu data poin yang paling konkret dalam percakapan ini adalah pernyataan kedua co-founder mengenai keputusan mereka menghapus biaya langganan: langkah itu "hampir tidak menggerakkan pendapatan." Ini adalah pengakuan yang patut dicatat, dan cukup berguna. Model langganan di dunia prop sudah berulang kali menjadi topik perdebatan, dengan sebagian firma memperlakukan biaya bulanan sebagai lini pendapatan yang signifikan, sementara yang lain memandangnya sebagai titik gesekan yang menekan konversi. Pengalaman Tradeify, jika diterima apa adanya, mendukung pandangan yang kedua. Menghapus biaya tersebut tidak membuat pendapatan anjlok, yang mengisyaratkan bahwa pendapatan firma memang sudah lebih berat ke arah biaya evaluasi dan pendanaan ketimbang langganan berulang. Bagi trader yang sedang mengevaluasi firma, transparansi struktural semacam ini layak diperhatikan. Firma yang tidak bergantung pada pendapatan langganan untuk tetap bertahan memiliki struktur insentif yang berbeda dari firma yang bergantung padanya.
Pertumbuhan tujuh kali lipat dalam konteks yang tepat
Pertumbuhan tujuh kali lipat dalam pengguna aktif dalam satu tahun adalah angka yang mencolok, dan perlu diberi konteks yang memadai. Segmen futures prop telah berkembang pesat secara keseluruhan sejak 2023, sehingga angka pertumbuhan masing-masing firma harus dibaca dengan mempertimbangkan baseline yang memang sedang naik. Tradeify bukan satu-satunya yang melaporkan pertumbuhan pengguna yang kuat. Yang membedakan cerita mereka adalah kombinasi pertumbuhan tersebut dengan data poin pendapatan langganan tadi: mereka tampaknya tumbuh di atas volume evaluasi, bukan dari pengambilan biaya, yang merupakan model lebih berkelanjutan jika pertumbuhannya nyata dan infrastruktur pembayarannya solid.
Firma ini juga berada di tingkat persaingan yang spesifik. Simberkoff dan Mistry menggambarkan Tradeify sebagai bagian dari "sekelompok kecil firma yang kini saling berebut posisi terdepan" di futures prop. Framing itu memang menguntungkan diri sendiri, tapi juga mencerminkan dinamika yang nyata. Papan peringkat futures prop belum setabil padanannya di forex prop, dan ada ruang yang sesungguhnya bagi firma yang diluncurkan pada 2023 dan 2024 untuk membangun posisi sebelum kategori ini terkonsolidasi.
Yang perlu diperhatikan ke depan
Segmen futures prop sedang berada di titik perubahan yang menarik. Hambatan masuk memang nyata, tapi tidak permanen, dan firma yang lebih dulu membangun infrastruktur operasional memiliki jendela waktu yang tidak akan terbuka selamanya. Bagi trader, pertanyaan praktisnya tetap sama terlepas dari dinamika persaingan: konsistensi pembayaran, kejelasan aturan, dan apakah model bisnis sebuah firma memang sejalan dengan tujuan mendanai trader, bukan sekadar mengumpulkan biaya. Co-founder Tradeify sudah menempatkan sebagian model mereka dalam catatan publik. Ujian berikutnya adalah apakah realitas operasional sesuai dengan narasi tersebut seiring basis pengguna yang terus bertumbuh.