Co-Founder Tradeify: Futures Prop Sulit Dimasuki, Perubahan Model Biaya Hampir Tidak Berdampak
Para pendiri Tradeify menyebut bahwa futures prop memiliki hambatan masuk yang tinggi, dan penghapusan biaya langganan nyaris tidak menggerakkan pendapatan mereka.
7 Juli 2026 · berdasarkan laporan dari Finance Magnates
Co-founder Tradeify duduk bersama Finance Magnates untuk membahas realitas menjalankan bisnis di ruang futures prop trading, dengan tingkat keterbukaan yang masih jarang terlihat dari firma-firma yang sedang aktif beroperasi. Dua poin menonjol: para pendiri menggambarkan futures prop sebagai bisnis yang memang sulit untuk dimasuki, dan mereka mengungkapkan bahwa penghapusan model biaya langganan hampir tidak mengubah pendapatan ke arah mana pun.
Apa yang dimaksud dengan 'sulit dimasuki'
Ruang futures prop menanggung biaya struktural yang tidak dimiliki model forex atau equity-sim. Hubungan kliring, konektivitas bursa, persyaratan margin, dan pertimbangan regulasi semuanya menciptakan hambatan bahkan sebelum sebuah firma menerima biaya evaluasi pertamanya. Ketika para pendiri Tradeify menyebut kategori ini sulit dimasuki, mereka kemungkinan besar menunjuk tepat pada lapisan infrastruktur ini. Ini adalah pengakuan yang bermakna karena secara tidak langsung menjelaskan mengapa ruang ini memiliki lebih sedikit operator serius dibanding sektor prop yang lebih luas, dan mengapa firma-firma yang berhasil bertahan cenderung sudah memikirkan struktur biaya mereka dengan matang sejak awal.
Bagi trader yang mengevaluasi firma mana yang layak dipercaya dengan waktu dan uang mereka, konteks operasional semacam ini penting. Firma yang memahami struktur biayanya sendiri lebih mungkin menetapkan harga program secara berkelanjutan dan lebih kecil kemungkinannya menghilang ketika kondisi pasar berubah.
Eksperimen biaya langganan
Model langganan, di mana trader membayar biaya berulang di atas atau sebagai pengganti biaya evaluasi satu kali, menjadi bahan perdebatan di seluruh sektor prop selama beberapa tahun terakhir. Sebagian firma berargumen bahwa model ini menciptakan pendapatan yang dapat diprediksi dan menyaring trader yang tidak serius. Para pengkritik mengatakan model ini menambah gesekan dan terasa eksploitatif, terutama jika seorang trader tidak aktif berdagang dalam bulan tertentu.
Tradeify rupanya mencoba menghapus langganan dan menemukan bahwa dampaknya terhadap pendapatan tidak signifikan. Itu adalah data point yang benar-benar berguna. Ini menunjukkan bahwa untuk basis pelanggan dan struktur program mereka yang spesifik, langganan bukan pendorong pendapatan yang berarti. Ini juga menunjukkan bahwa firma tidak bergantung pada biaya berulang yang pasif untuk tetap solven, yang merupakan tanda lebih sehat dibanding sebaliknya.
Yang tidak disampaikan adalah apakah penghapusan langganan mengubah perilaku trader, tingkat kelulusan, atau retensi jangka panjang. Pendapatan hanyalah satu metrik. Apakah perubahan itu memperbaiki atau memperburuk kualitas kumpulan trader adalah pertanyaan terpisah yang tidak dibahas dalam ringkasan wawancara tersebut.
Mengapa transparansi seperti ini penting
Sektor prop memiliki masalah kredibilitas yang sudah ada jauh sebelum firma mana pun berdiri. Bertahun-tahun pemasaran berbasis hype, firma yang membayar secara selektif atau sama sekali tidak membayar, dan budaya umum yang melebih-lebihkan imbal hasil telah membuat trader wajar untuk skeptis. Ketika para pendiri berbicara lugas tentang apa yang menggerakkan dan tidak menggerakkan bisnis mereka, percakapan bergeser ke arah yang lebih produktif.
Bukan berarti setiap klaim harus diterima begitu saja. Tapi firma yang mau berkata 'kami mencoba ini, hasilnya hampir tidak ada' beroperasi dari postur yang berbeda dibanding firma yang membingkai setiap keputusan sebagai terobosan. Yang pertama lebih mudah dievaluasi dari waktu ke waktu.
Yang perlu diperhatikan
Ruang futures prop masih dalam proses konsolidasi. Firma-firma yang masuk dengan infrastruktur tipis atau asumsi optimistis tentang volume trader telah kesulitan seiring pasar model evaluasi yang semakin kompetitif. Komentar para pendiri Tradeify tentang sulitnya masuk ke ruang ini layak dijadikan tolok ukur: jika pemain baru mulai bermunculan dengan struktur biaya yang tidak masuk akal atau model biaya yang hanya menguntungkan jika tingkat churn tinggi, itu adalah sinyal yang perlu dicermati.
Bagi trader yang sudah berada dalam ekosistem futures prop, kesimpulan yang lebih langsung cukup sederhana. Firma yang berbicara terbuka tentang model bisnis mereka, termasuk apa yang tidak berhasil, cenderung menjadi mitra yang lebih stabil dibanding mereka yang hanya berkomunikasi lewat materi pemasaran.