OddsON masuk ke dunia prop trading dengan fokus pada pasar prediksi olahraga
Firma yang berbasis di Manila ini mengklaim menjadi yang pertama: sebuah prop firm yang dibangun sepenuhnya di atas pasar prediksi olahraga, bukan instrumen keuangan konvensional.
15 Juli 2026 · berdasarkan laporan dari The Manila Times
Sebuah firma baru bernama OddsON baru saja meluncur dengan klaim yang membedakannya dari lanskap prop firm yang sudah ada: mereka menyebut diri sebagai prop trading firm pertama yang dibangun sepenuhnya di atas pasar prediksi olahraga. Pengumuman ini diliput oleh The Manila Times, yang mengisyaratkan basis di Asia Tenggara atau setidaknya peluncuran yang berpijak di kawasan tersebut. Di luar judul berita, detail yang tersedia masih sangat terbatas, namun premis strukturalnya saja sudah layak untuk dicermati bagi siapa pun yang mengikuti ke mana model funded trader ini akan bergerak.
Apa sebenarnya pasar prediksi olahraga itu
Pasar prediksi olahraga bukan bandar taruhan dalam pengertian konvensional. Cara kerjanya lebih menyerupai bursa keuangan, di mana peserta membeli dan menjual kontrak yang terikat pada probabilitas suatu hasil pertandingan. Platform seperti Kalshi di Amerika Serikat telah mendorong pasar prediksi masuk ke wilayah yang diregulasi, dan batas antara "taruhan olahraga" dengan "perdagangan berbasis peristiwa" kini menjadi pertanyaan hukum dan regulasi yang nyata di berbagai yurisdiksi. OddsON tampaknya memposisikan para tradernya di dalam kategori kedua itu, dengan membingkai hasil pertandingan olahraga sebagai instrumen yang bisa diperdagangkan, bukan sebagai taruhan.
Perbedaan ini sangat menentukan bagaimana sebuah prop firm menyusun evaluasi, batas risiko, dan model pembayarannya. Pada prop firm biasa, seorang trader dinilai berdasarkan kemampuannya mengelola drawdown dan menghasilkan imbal hasil dari instrumen berbasis harga. Dalam konteks pasar prediksi, logika dasarnya bersifat probabilistik dan bergantung pada peristiwa. Apakah OddsON telah menyesuaikan model tantangan dan pendanaannya untuk mencerminkan perbedaan tersebut, atau justru sekadar menempelkan mekanisme yang sudah familiar ke kelas aset baru, adalah pertanyaan pertama yang harus diajukan oleh setiap calon peserta yang serius.
Pertanyaan regulasi yang tidak boleh dilewati
Pasar prediksi menempati wilayah regulasi yang masih diperdebatkan di banyak negara. Di Amerika Serikat, CFTC secara aktif mempersengketakan batas-batas kontrak peristiwa yang dianggap legal. Di Filipina dan Asia Tenggara secara lebih luas, gambarannya berbeda lagi. Setiap trader yang mempertimbangkan firma di ruang ini perlu memverifikasi status regulasi dari pasar yang digunakan firma tersebut, bukan hanya firma itu sendiri. Sebuah prop firm bisa saja tersusun secara sah, namun tetap mengarahkan perdagangan melalui instrumen yang membawa risiko hukum spesifik bagi trader di yurisdiksi tertentu.
Ini bukan alasan untuk langsung mengesampingkan OddsON. Ini adalah alasan untuk menerapkan uji tuntas yang sama seperti yang akan Anda lakukan pada firma tahap awal mana pun di ceruk yang sedang berkembang: periksa riwayat pembayaran begitu sudah ada, baca ketentuan tentang bagaimana "profit" dihitung dalam konteks kontrak berbasis peristiwa, dan pahami apa yang terjadi pada akun funded Anda jika suatu pasar yang mendasarinya ditangguhkan atau dinyatakan tidak sah.
Yang perlu dipantau seiring perkembangannya
Sektor prop firm telah berkembang secara konsisten ke instrumen non-tradisional selama beberapa tahun terakhir, mulai dari crypto perpetuals, komoditas, hingga kini, tampaknya, kontrak prediksi olahraga. Setiap ekspansi menguji apakah model funded trader yang intinya dibangun di atas manajemen drawdown dan konsistensi dapat diterapkan secara bersih ke kelas aset baru. Kadang bisa. Kadang mekanisme pasar yang mendasarinya membuat kerangka evaluasi standar menjadi menyesatkan atau tidak adil bagi trader.
OddsON masih terlalu baru sehingga belum ada rekam jejak yang bisa dinilai. Pengumuman peluncuran adalah satu-satunya catatan publik yang ada saat ini. Yang akan membuat firma ini benar-benar berarti bukan kebaruan kelas asetnya, melainkan apakah mereka membangun kriteria evaluasi yang jujur tentang bagaimana pasar prediksi berperilaku berbeda dari instrumen berbasis deret harga. Itulah cerita yang layak untuk terus diikuti.
Artikel ini hanya untuk tujuan informasi dan bukan merupakan saran keuangan atau perdagangan.