Regulasi Prop Trading: Mengapa AS Mengambil Alih Peran Saat Paris Mundur
Regulator AS memperketat pengawasan terhadap retail prop trading sementara Prancis menurunkan prioritas sektor ini, menggeser pusat perhatian regulasi global ke Washington.
26 Juni 2026 · berdasarkan laporan dari Finance Magnates
Bagikan di X
Percakapan soal regulasi retail prop trading kini bergeser secara geografis, berdasarkan laporan dari Finance Magnates. Paris, yang sebelumnya memposisikan diri sebagai calon pusat pengawasan terstruktur untuk sektor ini, tampaknya mulai menurunkan prop trading dari agenda regulasinya. Di sisi lain, regulator AS justru menunjukkan perhatian yang semakin besar terhadap ruang ini.
Bagi trader dan firma, ini penting karena alasan yang sederhana: di mana aturan dibuat menentukan seperti apa isi aturan tersebut. Kerangka regulasi Eropa secara historis lebih condong ke perlindungan investor dan persyaratan keterbukaan informasi. Budaya regulasi AS, khususnya melalui lembaga seperti CFTC dan SEC, cenderung berfokus pada struktur pasar dan pencegahan penipuan.
Tidak ada pendekatan yang secara inheren lebih baik bagi operator yang menjalankan bisnis secara sah, namun pergeseran ini mengisyaratkan bahwa firma dengan basis nasabah signifikan di AS sebaiknya lebih cermat memantau Washington ketimbang Brussels atau Paris saat ini.
Kesimpulan yang lebih luas adalah bahwa prop trading tidak lagi luput dari radar regulasi di yurisdiksi besar mana pun. Firma yang telah membangun operasi yang patuh dan transparan berada pada posisi yang lebih baik untuk menghadapi kerangka aturan apa pun yang nantinya muncul. Mereka yang masih mengandalkan ambiguitas regulasi sebagai model bisnis kian kehabisan ruang gerak.
Artikel ini hanya untuk tujuan informasi dan bukan merupakan saran keuangan atau hukum.